Assalamualaikum wr. wb.
ini ceritaku dan bukan sebatas fiktif, tetapi cerita nyata yang dulu pernah aku alami.
aku hanya ingin berbagi kisahku dengan kalian.
Penantian semu
Sudah...cepetan gih
kamu sms dia, itu kata temanku yang memintaku kembali sms dia, ya dia itu cowok
yang aku suka selama empat tahun lalu. Sempat mikir buat apa aku sms dia, toh
mungkin dia acuhin, tapi ya tetap aja aku sms aku tanyakan bagaimana kabarnya
sekarang setelah itu aku off karena takut menerima kenyataan dia pasti tak akan
balas pesanku ini.
Besoknya aku
kembali oll dan ternyata dia balas pesanku, hati ini rasanya senang luar biasa.
Aku sampai lompat-lompat depan kelas saking bahagianya. Namun, setelah beberapa
kali sms’an, dia tidak lagi membalas pesanku, rasanya nyesak ini dada.
Seketika
aku sadar tak ada gunanya lagi aku mengharapkan dia, mengapa aku ikuti saja
kemauan temanku untuk menghubunginya lagi dan kembali berharap dia menyukaiku
barangkali sekedar menganggap aku teman seperti dahulu, tapi dia bukan cowok
yang aku kenal dulu lagi. Sekarang dia sudah berubah menjadi sosok yang tidak
aku kenal lagi yang tidak menganggap aku sebagai teman lagi dan yang mungkin
sudah bosan mengenalku. Apalah itu aku sudah tidak peduli.